artikel, blogpost, inboundid, indonesia

kisah romantis pemimpin negeri ini

habibie-ainunstpblog.me-Jika kita membicarakan cerita cinta sejati tentu tidak  akan pernah ada habisnya. Cinta dan manusia tidak akan pernah terpisahkan  mengingat manusia, selama dia hidup bahkan telah meninggal tentu selalu merasakan cinta baik itu dari sesama maupun dari Tuhan sang pencipta. Cinta dirasakan manusia sejak ia dikandung oleh ibunda hingga menutup mata.

Di dalam kandungan manusia begitu dicintai oleh ibu dan ayahnya, merasakan cinta meskipun belum pernah bertatap muka bersentuhan kulit. Ketika ia lahir ia mengenal cinta dari banyak orang. Dari keluarga, teman, bahkan kekasih . Ketika beranjak dewasa, manusia menemukan cinta dan menciptakan kisah cintanya masing-masing. Bahkan ketika meninggal, manusia tetap merasakan cinta dari mereka yang masih hidup dnegan terus dibanjiri doa. Tuhanpun tidak lepas tangan, Ia tetap mencintai umatnya meskipun ia telah meninggal dengan memberinya nikmat kubur.

Meskipun pada hakikatnya semua manusia memiliki kisah cinta masing-masing namun untuk beberapa kasus kisah nya begitu romantis, miris, ada pula yang pilu menguras air mata. Beberapa kisah cinta yang romantis seperti kisah cinta Habibi dan Ainun, kisah cinta miris Romeo dan Juliete, kisah cinta Soekarno dan Fatmawati, serta berbagai kisah cinta lain yang diangkat ke permukaan. Cerita cinta sejati  yang ditampilkan dan dibagikan ke publik tentu saja memiliki keunikan tersendiri.

Seperti kisah romantis presiden Indonesia ke 3 Indonesia B.J Habibie dengan Ainun yang telah dibuat buku dan film layar lebar. Kecintaan Habibie kepada cinta pertamanya Ainun membawa mereka kepada kehidupan rumah tangga yang bahagia meskipun dipenuhi dengan berbagai cobaan yang datang baik itu dari luar maupun dari dalam. Namun mereka berhasil melewatinya hingga akhirnya Ainun menutup mata untuk selamanya, Habibie tetap setia mengunjungi tempat peristirahatan kekasih hatinya tersebut dan menaburkan bunga segar di pemakamannya. Hal ini menandakan bahwa cintanya untuk sang kekasih tidak pernah mati meskipun raga telah terpisah jauh dan mungkin tidak akan bisa berjumpa lagi di dunia.

Dari cerita cinta sejati di atas kita dapat mengambil pelajaran bahwa cinta yang sejati bukanlah cinta yang diikat habis habisan, dimanjakan dengan harta berlimpah atau disanjung setinggi langit. Cinta yang sejati melainkan cinta yang datang dari hati, diam dalam hati dan tidak pernah pergi hingga maut yang memisahkan. Bahkan ketika maut memisahkan pun cinta tetap tumbuh di dalam jiwa menembus dua dunia. Berharap rasa cinta dan kasih sayang dapat sampai ke alam sana dengan diantarkan oleh doa. Semoga kita semua mendapatkan cinta sejati selayaknya Habibie dan Ainun, semoga kita mendapatkan kebahagiaan bersama pasangan kita dan menciptakan cerita cinta sejati sendiri yang diukir bersama orang tercinta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *