indonesia, internet, telkom

Bahas mengenai FUP Indihome Fiber, yakin cuma Indihome?

hi sobat stpblog sebelum ane lanjutkan postingan ke 2 setelah migrasi ke wordpress ane mau bilang kalau blog ane alhamdulilah sudah cukup stabil setelah semaleman ngotak atik server sendiri wkwkwkwk. oke silahkan mulai baca yah artikelnya

paket speedy baru wonogiriPada awal tahun 2016 ini produk Indihome Fiber milik TELKOM memberlakukan aturan baru yaitu Fair Usage Police(FUP) pada layanannya. nah aturan ini untuk mengantisipasi penggunaan layanan internet secara tidak wajar untuk mengelola bandwith pelanggan agar tetap berkualitas.

kebijakan FUP Indihome Fiber ini cukup bikin geger di sosial media. yah gimana lagi sewaktu awal Telkom menggaet pelanggan dengan layanan FTTHnya sampai mendapat lebih dari 1 juta pelanggan di akhir tahun 2015 tanpa ada batas FUP (di paket indihome tertentu). di tahun ini kebijakan berubah demi menjaga stabilitas dan kualitas jaringan. apakah kebijakan ini tepat? apalagi kompetitornya seperti First Media, Indovision, Biznet, dan My Republic, menawarkan paket internet dan TV kabel yang hanya terbagi berdasarkan kecepatan dan jumlah saluran televisi yang dapat diakses. Untuk internetnya, mereka tidak membatasi pengguna.

hmm oit tunggu dulu bro. . . . memang bener cuman telkom yang memiliki kebijakan FUP (Fair Usage Policy)?. sebelum kalian nuduh yang enggak2 mending main dulu lah ke websitenya para kompetitor seperti biznet,first media, my republic atau yang lain dan cari di halaman FAQnya. nah kalau sudah silahkan baca2 sampe puas, nih ane copykan tulisan dari beberapa halaman kompetitor Telkom:

First Media
KEBIJAKAN FAIR USAGE LAYANAN FIRST MEDIA I. Pendahuluan Kebijakan Fair Usage dibuat untuk menegaskan komitmen LINK NET agar setiap PELANGGAN mendapatkan kualitas layanan yang sesuai dengan Paket LAYANAN FIRST MEDIA yang dipilih oleh PELANGGAN. Fair Usage Policy ditetapkan untuk memberikan batasan penggunaan wajar LAYANAN FIRST MEDIA oleh Pelanggan, karena dalam penggunaan LAYANAN FIRST MEDIA tidak tertutup kemungkinan bahwa sebagian PELANGGAN melakukan aktifitas dan atau menggunakan bandwidth secara tidak wajar yang dapat menyebabkan kongesti terhadap jaringan LINK NET sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dan atau penurunan kualitas LAYANAN FIRST MEDIA bagi PELANGGAN yang lain dan atau menyebabkan gangguan, penurunan, interfensi terhadap jaringan LINK NET atau LAYANAN FIRST MEDIA yang dioperasikan di atas jaringan LINK NET. Kebijakan Fair Usage ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Ketentuan dan Syarat Berlangganan LAYANAN FIRST MEDIA. LINK NET berhak untuk mengubah ketentuan Kebijakan Fair Usage ini setiap saat tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya kepada PELANGGAN. PELANGGAN dapat mengunjungi website www.linknet.co.id untuk mengetahui perubahan kebijakan ini. Kebijakan ini secara otomatis mengenali PELANGGAN yang melakukan pemakaian ekstrim dan mengelola perilaku penggunaan bandwidthnya untuk menjaga kualitas layanan untuk pelanggan lainnya. II. Kebijakan Fair Usage LINK NET akan secara otomatis mengenali Pelanggan yang menggunakan LAYANAN FIRST MEDIA secara tidak wajar (“Pelanggan Tidak Wajar”) dan LINK NET berhak secara sepihak mengelola penggunaan bandwidth oleh PELANGGAN Tidak Wajar agar kualitas LAYANAN FIRST MEDIA untuk PELANGGAN lainnya tidak menjadi berkurang. PELANGGAN berhak atas penggunaan LAYANAN FIRST MEDIA dengan kecepatan sesuai Paket LAYANAN LINK NET yang dipilihnya sampai dengan batas pemakaian yang ditetapkan dalam Paket LAYANAN FIRST MEDIA, sebagaimana tercatat dalam sistem LINK NET. LINK NET berhak untuk mengurangi kecepatan Paket LAYANAN FIRST MEDIA untuk PELANGGAN Tidak Wajar yang telah melampaui batas pemakaian yang ditetapkan dalam Paket LAYANAN FIRST. Insert Content Here
Biznet Home
Layanan Biznet Home Internet bersifat “sharing” dan “up-to”. Kecepatan dan performa Biznet Home Internet lebih optimal bila digunakan pada malam hari (pukul 18:00 – 06:00) pada hari kerja, dan akhir pekan dan hari libur.
My Republic
Ada beberapa faktor yang menyebabkan koneksi internet menjadi lambat: Terlalu banyak aplikasi yang sedang dijalankan di dalam PC/device Kapasitas RAM & Memory Hard Disk melebihi kapasitas PC / Laptop terinfeksi virus History/Cache Internet/Cookies Internet belum dihapus. Sedang menjalankan aplikasi peer-to-peer (unduh/unggah).

kalau dilihat dari bahasa marketingnya(menurut ane sih) ISP diatas juga meliliki batas FUP untuk para pelanggannya, tapi entah berapa pemakaian wajarnya sampai speed internetnya akan menurun ane sendiri kurang tahu.

Indihome Itu Upto bukan dedicated

Upto dan dedicated itu berbeda ya ingat, kalo belum tahu apa itu upto dan dedikated monggo baca penjelasan singkat dibawah ini:

Paket Internet Up To >>
kecepatan aksesnya kadang naik turun (tidak stabil) tergantung trafiknya. Semakin padat trafiknya semakin lemot dan sebaliknya. Kemungkinan mendapat speed maksimal biasanya pada malam hari karena trafiknya tidak sepadat siang hari. Misal Anda berlangganan 3 Mbps tapi ketika Anda cek speednya di speedtest.net, speednya antara 1-2 Mbps. Itu dikarenakan trafiknya sedang padat, coba Anda test lagi ketika tengah malam, pasti speednya akan naik antara 2-3 Mbps. Harga paketnya pun relatif murah.
Paket Internet Dedicated >>
kecepatan koneksi yang diberikan oleh ISP lebih terjamin yaitu sesuai dengan kontrak. Jika anda membeli kecepatan koneksi tertentu, misalnya 3 Mbps, untuk dipakai sendirian maka anda dijamin (secara relatif) mendapatkan kecepatan sebesar itu. Harga paketnya pun lebih mahal daripada paket internet up to dikarenakan kecepatannya lebih stabil.

ini kadang jadi perdebatan bagi para pelanggan indihome kenapa kecepatan internet di satu tempat dengan tempat lain beda? karena penjelasan Upto tadi. beda kalo pake layanan Dedicated kestabilan kecepatannya dijamin oleh ISP.

Terus kenapa kompetitor berani bilang Unlimited?

kalo ane sih jawabnya gampang aja karena pelanggan Indihome itu lebih banyak daripada kompetitor lainnya. misal anggap semua ISP punya bandwith bulanan 1000TB . telkom punya pelanggan misal 1000 dan setiap user memakai rata2 lebih dari 1TB perbulan otomatis telkom kekurangan bandwith dan mau gak mau ya harus menurunkan speed internet pelanggan dan contoh isp lain cuma punya 100 pelanggan dan pemakaian tiap pelanggan asumsikan sama dengan telkom, selanjutnya sobat tau kan dimana masalahnya?

FUP dengan ketentuan paket segitu masih kurang? yang salah siapa?

bagi ane yang langganan Indihome Fiber paket 10Mbps FUP sebesar 300GB itu lebih dari cukup bagi pengguna rumahan seperti ane. nah kalau memang kebutuhannya lebih dari itu kenapa gak pilih yang paket corporate/dedicated? Indihome kan memang untuk pelanggan rumahan dan tidak untuk diperjual belikandan memang pihak telkom mungkin sudah memonitoring rata2 pemakaian bulanan pelanggannya sampai batas berapa sehingga berani memberikan batasan FUP sesuai paket. kalau bilang mahal ya menurut ane sih relatif ya(walau menurut ane sendiri mahal wkwkwkwk)

Kecewa boleh Tapi. . . . .

mungkin ada beberapa pelanggan yang kecewa terhadap kebijakan telkom untuk layanan Indihome Fiber. kecewa sih boleh tapi nggak sampe jelek jelekin salah satu produk, belum tentu kalau pindah ke lain produk bakal lancar selamanya. semua ada titk jenuhnya, kadang diatas dan bisa juga sewaktu waktu turun ke bawah. gak sedikit pula sih yang gak beruba ubah. pertimbangkan dulu kalau mau pindah ke lain hati jangan terburu buru nanti nyeselnya belakangan, tapi kalo memang udah ada gebetan sih tinggal ditembak aja dah wkwkwk.

sekian artikel panjang pertama di tahub 2016 ini untuk bahas FUP (Fair Usage Policy) Indihome Fiber. tulisan ane kali ini nggak membela telkom dan ini bukan artikel bayaran. ane cuma mau bahas ini aja sih. nah jika ada sobat yang mau bahas bareng silahkan balas artikel ini dengan berkomentar, ane malah seneng banget ada temen buat diajakin diskusi hhe.

 

referensi tulisan ane:

http://www.indihome.co.id/faq

http://kharisma-adzana.blogspot.com/2015/01/perbedaan-internet-dedicated-dan-upto.html

http://www.kaskus.co.id/thread/56aced58c2cb17e53b8b4567/layanan-internet-indihome-kini-menggunakan-fair-usage-policy-fup/

https://myrepublic.co.id/troubleshoot-faq/

http://www.biznethome.net/id/support/faq/

http://firstmedia.com/page/kebijakan-fair-usage-layanan-first-media

 

email: [email protected]
instagram: singgihtrip
Facebook CBW
twitter:@singgih pambudi

15 Comments

  1. Mantap bro, menurut ane indihome doang yang berani terang-terangan soal kebijakan fup, yang lain masih gajelas, salut sama indihome 😀

    1. iya sih, tapi smua ISP juga udah ngasih keterangan yang intinya sama aja sih ada FUPnya walopun menurut ane masih kurang transparan gak kya telkom yang coba buat transparan tapi spertinya respon pelanggan kurang bagus wkwkwk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *